Selasa, 26 Oktober 2010

Tugas ke 3 (SoftSkill)


Analisa Persaingan Antar Jasa Angkutan Udara / Penerbangan
Pada kali ini saya akan membahas tentang persaingan yang terjadi pada perusahaan jasa penerbangan X dan perusahaan jasa penerbangan Y.
Seperti yang telah saya jelaskan pada postingan minggu lalu mengenai perusahaan jasa penerbangan X, sekarang saatnya saya akan membahas mengenai pesaingnya yaitu perusahaan jasa penerbangan Y.
Perusahaan penerbangan Y ini merupakan perusahaan penerbangan berjadwal dan sejak awalnya berdiri dikenal sebagai pelopor penerbangan murah di Indonesia. Perusahaan penerbangan Y terus mengembangkan operasinya tidak hanya penerbangan domestik tetapi juga penerbangan international, dan saat telah melayani penerbangan domestic hampir ke seluruh wilayah Nusantara dan melayani rute internasional ke Singapura, Kuala Lumpur, Penang,Saigon.
Selama beroperasi, perusahaan penerbangan Y telah melakukan berbagai upaya untuk tetap menjaga komitmen sebagai maskapai penerbangan yang nyaman dan aman serta dapat dipercaya (reliable). Perusahaan penerbangan Y telah berperan penting dalam industri penerbangan Nasional dengan menjadi pemain utama di pasar domestik karena produktivitas tinggi yang memungkinkannya untuk menawarkan harga tiket yang murah.
Untuk mendukung kenyamanan penumpang, Perusahaan penerbangan Y menyediakan beberapa layanan untuk lebih dekat dengan kebutuhan penumpang yang berupa Sistem Sub Classes, SMS Booking, Call Center (24 hours), City Check-in service, Internet Booking, E-Payment, Kartu L Passport.
Pada saat ini jumlah pasokan kursi penerbangan meningkat pesat, tetapi pertambahan jumlah penumpang belum mampu mengimbangi. Kenyataan tersebut memaksa perusahaan penerbangan X dan perusahaan penerbangan Y harus kreatif dan inovatif agar tetap bisa bertahan dan bersaing.
Menjamurnya perusahaan penerbangan mengakibatkan persaingan bisnis menjadi semakin ketat. Hal ini berdampak terhadap adanya kecenderungan perang tarif di antara perusahaan penerbangan X dan perusahaan penerbangan Y.
Pada awalnya perang tarif dapat menjadi daya tarik konsumen untuk memilih jasa penerbangan, tetapi hal tersebut akan sulit di pertahankan dalam bisnis yang marginnya semakin tipis, dan konsumen cenderung ingin mendapatkan pelayanan yang lebih baik atau penumpang akan memilih perusahaan penerbangan yang paling sesuai dengan harapannya.
Oleh sebab itu kunci kesuksesan bisnis penerbangan saat ini terletak pada pelayanan dan bukan sekedar tawaran tarif tiket yang murah, hal tersebut menjadi tantangan besar bagi masing -  masing perusahaan penerbangan X dan Perusahaan penerbangan Y.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar